Selasa, 02 Januari 2018

Marc Marquez Diberi Komentar Oleh Legenda Dunia MotoGP



Legenda MotoGP, Kevin Schwantz menyebut Marc Marquez dinaungi keberuntungan besar karena bisa jadi juara dunia MotoGP 2017.

Schwantz bukan berbicara tentang kemampuan dan skill yang dimiliki Marquez, melainkan catatan statistik kecelakaan yang dialami Marquez sepanjang 2017.

Total 27 kecelakaan dialami Marquez sepanjang 2017, baik di latihan, kualifikasi, maupun saat perlombaan berlangsung. Menariknya, Marquez tak satu kalipun absen karena cedera.

"Marc Marquez selalu mencapai batas di tiap lap. Ketika seorang pebalap memacu motor 100 persen dan melakukan kesalahan, pada saat bersamaan dia juga akan menemukan batas kemampuan motor."

"Hal itu tak bisa ditemukan bila seorang pebalap hanya mengemudi dengan kemampuan 95-96 persen," ujar Schwantz mengomentari performa Marquez, seperti dikutip dari Solomoto.

Schwantz pun menyebut Marquez juga dinaungi keberuntungan karena kecelakaan-kecelakaan yang dialaminya tidak berdampak fatal.

"Marquez beruntung karena dia mengalami sejumlah kecelakaan fatal tanpa ada cedera yang menyakitkan dirinya," tutur pria asal Amerika Serikat ini.

Marquez sudah menyabet empat titel juara dunia di kelas MotoGP pada lima musim perdananya.

"Marquez menemukan cara untuk menarik keluar seluruh potensi yang dimiliki oleh motor Honda. Ia bisa mengadaptasikan gaya balapnya dengan motor tersebut."

"Saya pernah berbicara dengan Livio Suppo dan dia sulit mempercayai apa yang dilakukan Marquez bersama Honda," ujar Schwantz.

Kalahkan Real Madrid, Barcelona Raih Untung Sebesar Rp 2,3 Triliun



Pertandingan yang sangat di tunggu-tunggu oleh sebagian besar penikmat sepakbola dunia, La Liga Spanyol sudah mengumumkan pembagian profit hak siar La Liga musim 2016/2017. Klub kasta tertinggi kompetisi Spanyol itu sudah mendapatkan pembagian secara proporsional sesuai jumlah share dan rating tontonan di seluruh dunia.

Di antara tim-tim tersebut, seperti dilansir dari Marca, Barcelona mendapatkan pembagian profit terbanyak dengan nilai €146 juta atau setara Rp2,3 triliun. Pendapatan Barcelona soal hak siar tersebut mengalahkan Real Madrid.

Los Blancos berada di urutan kedua dengan profit tertinggi sebesar €140 juta (setara Rp2,2 triliun).

Tim arahan Zinedine Zidane meraih juara La Liga Spanyol musim lalu, namun keuntungan hak siar La Liga masih lebih besar Barcelona.

Di posisi ketiga ada Atletico Madrid yang mendapatkan pembagian keuntungan dari hak siar sebesar €99 juta (Rp1,6 triliun).

Athletic Bilbao menjadi klub yang juga mendapatkan pembagian profit sangat signifikan di posisi keempat dengan nilai €71 juta (Rp1,1 triliun).

Sevilla berada di peringkat kelima dengan meraih profit sebesar €65 juta (Rp 1 triliun) di La Liga musim lalu.

Di La Liga sendiri, total keuntungan yang dibagikan klub senilai €1,2 miliar (Rp20 triliun).

Bukan hanya La Liga Spanyol, klub-klub di Segunda Division atau kasta kedua Spanyol juga mendapatkan pembagian keuntungan. 

Besarnya keuntungan yang dibagikan kepada 22 klub kontestan itu mencapai €140 juta (Rp2,2 triliun). Rayo Vallecano merupakan klub yang mendapatkan pembagian profit hak siar terbesar dengan nilai €9 juta (Rp146 miliar).